Andai aja saya tahu dan mengerti.
Tentang siapa orang yang bisa mengenal dan mengerti saya dengan baik.
Saya gak akan milih kalian, saya lebih memilih mereka.
Memang kedengarannya ini egois. Ya, egois.
Dan inilah yang terjadi pada kenyataannya.
Kadang, orang yang begitu saya hormati.
Orang yang begitu saya sayangi,
bisa jadi orang yang paling saya benci.
Saya udah berusaha sebaik mungkin buat jadi
yang mereka mau dan mereka inginkan.
Tetapi, saya belum bisa memenuhinya.
Masih banyak cacat di sana-sini.
Saya gak mau kalian membenci saya dan sebaliknya.
Saya cuma mau usaha saya ini dihargai.
Saya gak minta yang muluk-muluk.
Sakit hati.
Munafik banget kalo saya gak pernah sakit hati.
Saya sangat sering sakit hati
apalagi gara-gara orang yang selama ini saya sayangi.
Terutama karena kalian.
Semua terlihat seperti baik-baik saja.
Tetapi di dalam hati saya ada sepenggal perlakuan menyakitkan kalian.
Di depan kalian, saya masih seperti biasa.
Kadang saya menunjukkan rasa kebencian saya terhadap kalian.
Tetapi kalian itu gak peka.
Malahan, kalian balik nyerang saya.
Saya ini kayak kambing hitam.
Sering kalian bikin kesalahan, tapi saya biarin.
Kalo kalian berulah, ujung-ujungnya saya yang dikorbanin,
saya yang terus di salahin.
Kalian pernah gak ngerasa, ya atau minimalnya mikirlah
kalo saya juga bisa sakit hati.
Saya gak mau nunjukkin sama kalian,
saya masih mau menjaga ini semua.
Itu semua untuk kalian.
Andai aja saya tau semua ini,
pasti saya gak akan mengambil jalan seperti ini.
Saya akan berjaga jarak.
Saya yakin kalian akan lebih baik tanpa saya.
Saya ini cuma pelengkap penderita.
Yang keberadaannya jarang diakui dan dianggap.
Saya ucapkan terima kasih
dan saya minta maaf kalo saya juga pernah menyakiti kalian.
Saya senang bisa menjadi bagian dari kalian,
karena saya bisa belajar banyak hal dari kalian.
Mereka.
Ya, mereka.
Saya lebih memilih mereka menjadi hidup saya.
Karena mereka lebih mengerti daripada kalian.
Maaf dan terima kasih juga untuk mereka.
Yang selalu ada buat saya.
Saya senang udah bisa kenal sama mereka.
The friends' need is the friend indeed
No comments:
Post a Comment