Hai, hai, hai kalian semua yang gak sengaja mampir ke blog ini!
Kali ini saya mau review buku penulis favorit saya, yaitu Dee atau Dewi Lestari, yang berjudul Supernova: Inteligensi Embun Pagi (selanjutnya akandisebut, IEP). Yaps, buku terakhir dari Supernova series.
Kalau ditanya kenapa nggak review dari buku Supernova: Kesatria, Putri, dan Bintang Jatuh? Ya soalnya saya pinginnya review IEP aja hahaha next time kalau saya menyempatkan waktu, rencana mau buat review lengkap dari buku pertama.
Oke skip, langsung aja ke review-nya!
Judul buku: Intelegensi Embun Pagi
Penulis : Dee Lestari
Tebal halaman: 690 halaman
Penerbit: Bentang Pustaka
Tahun terbit: 2016
Sinopsis (dari back cover buku IEP)
Setelah mendapat petunjuk dari upacara Ayahuasca di Lembah Suci Urubamba, Gio berangkat ke Indonesia. Di Jakarta, dia menemui Dimas dan Reuben. Bersama, mereka berusaha menelusuri identitas orang di balik Supernova.
Di Bandung, pertemuan Bodhi dan Elektra mulai memicu ingatan mereka berdua tentang tempat bernama Asko. Sedangkan Zarah, yang pulang ke desa Batu Luhur setelah sekian lama melanglangbuana, kembali berhadapan dengan misteri hilangnya Firas, ayahnya.
Sementara itu, dalam perjalanan pesawat dari New York menuju Jakarta, teman seperjalanan Alfa yang bernama Kell mengungkapkan sesuatu yang tidak terduga. Dari berbagai lokasi yang berbeda, keterhubungan antara mereka perlahan terkuak. Identitas dan misi mereka akhirnya semakin jelas.
Hidup mereka takkan pernah sama lagi.
---
Sebagai fans berat Mak Suri Dee, begitu tau buku terakhir Supernova series mau terbit, saya langsung kalang kabut, tiap hari mantengin feed instagram Dee buat nungguin kapan PO dibuka biar cepet dapet bukunya dan dapet ttd penulisnya hehehe. Begitu pengumuman tanggal PO dibuka, saya langsung mark kalender di hp, saat tiba tgl 5 Februari 2016 langsung buka online bookstore, klik klik beli transfer dan nungguin si bungsu ini nyampe ke rumah.
Rasanya tuh seneng, sekaligus sedih waktu tau buku ini mau terbit, kayak ingin menguak misteri sekaligus akan segera berpisah dari tokoh-tokohnya. Kraiiii. Menunggu selama...15 tahun tapi kalau saya mulai baca seri ini dari tahun 2011 sih (saat Partikel mau terbit) jadi ya nunggunya nggak lama banget. Cuma tetep aja penasaran gimana kisahnya tiap buku yang ceritanya masih menggantung menunggu diselesaikan.
Dari semua seri Supernova, IEP ini pamungkasnya (iya udah disebutin berkali-kali), di novel ini alurnya bener-bener cepet tapi seru, banyak banget twist yang bikin saya kaget dan meleset dari apa yang saya bayangkan. Kata-kata seperti: HAH?, WHAT?, APAAN NIH!, IH!, LOH KOK GITU, SIAL SIAL!, LAH TERNYATA DIA BUKAN INI?, TERNYATA INI SI ...?" dan berbagai macam ekspresi lainnya akan datang ketika baca buku ini.
Di buku ini, adalah tempat reuni para tokoh seri Supernova mulai dari Gio, Ferre, Diva, Reuben, Dimas, Bodhi, Bong, Guru Liong, Kell, Elektra, Mpret, Sati, Zarah, Firas, Alfa, Isthar, dan lain-lain. Di buku ini, akan dikuak siapa mereka sebenarnya dan apa tujuan mereka masing-masing, serta misi yang harus mereka laksanakan. Istilah peretas, infiltran, sarvara, dan umbra akan sangat banyak muncul di IEP. Get ready!
Tokoh yang paling saya suka di seri Supernova adalah Elektra alias Etra, Toni Mpret, dan Alfa Sagala. Selain itu, saya juga suka sama Chen-dol Team gila yaitu Kell dan Bodhi. Kalau ditanya kenapa suka Elektra, jawabannya adalah karena Etra anaknya bodor dan gokil, dia juga cukup berperan penting saat memecah dan menyatukan kembali gugus Asko. Kalau ngomongin Etra, gak afdol tanpa Mpret, yups si bos jabrik yang low maintenance ini ternyata juga karakter favoritnya Mak Suri loh hehe. Si ganteng Alfa Sagala udah jelas favorit khalayak ramai karena dia tampan, pintar, pekerja keras, dan pemberani. Iya, Alfa sesempurna itu. Tapi tenaaaang, buat yang suka sama Gio, nah di sini akhirnya Gio bisa muncul secara utuh, gak cuma kepingan yang pegang kunci aja. Aku pun jatuh cinta dengan Gio ehe. Oya, kalau kalian nyari Diva di sini... terjawab tapi... ah sudahlah. Setelah baca buku ini sampai halaman terakhir, rasanya tu...... Mak Suri jahara dehhh akutu dibiarin penasaran terosssss.
Ehhh balik lagi nih ke review buku... ehm tapi jadi gak jelas gini review-ku hikzzz.
Gimana sih review buku yang bener selain cuma bilang 'ih seru!' ehe
Salam nggak jelas,
Frela